Rabu, 16 September 2009

FILM AKHIR X-2

FILM"E AREK SMAN 2 nDARJO





Ini film karya x-2..
gag sekelas sih.. ini tugas dari pak munawar guru bahasa indonesia kami.
bikin fim tu ada suka dukanya juga..hehehe
film ini kita bikin cuma dalam waktu sehari aja..singkat ya..


naskah ceritanya ja aku bikin cuma sehari..semalaman gag tidur cuma bikin naskah.Gag susah sih untuk cari peran yg pas buat temen-temen..soalnya aku dah tau karakter mereka masing-masing sih..


dan ceriota ini aku buat seperti film komedi yang banyak banyolannya.biar yang ngelihatnya nggak bosen..hehehe

yang bagian cari tempat syuting tu aku ma retno. Syutingnya di desa sumokali dan sidokare.
Uhm..bagian edting tu yusen ma novian. bagian kostum retno.. untuk kameramen kita gantian..
wah..semuanya bener2 serba mepet..tapi terbukti film kita dapat pujian dari guru bahasa indonesia kami..Alhamdulillah..
kalau mau tau film kita,bisa pinjam Cd di aku,retno,yusen,dkk.


sedikit sinopsis dari aku tentang cerita filmku..


JAKA KENDIL MENCARI CINTA

Alkisah,hiduplah seorang janda bernam Mpok Hindun(hanum) bersama kedua anaknya..
Jaka kendil(Deddy) dan Janaloka(azka). Anak mpok hindun yg pertama yaitu jaka kendil sangat pemalas, kerjanya hanya melamun. Dia sangat ingin mempunyai istri. Setiap hari selalu saja mengkhayalkan mempunyai seorang istri yang cantik.

Janaloka yang kasihan pada kakaknya akhirnya pergi mencari petunjuk agar kakanya dapat segera mendapatkan jodoh.Janaloka mengembara kemana saja asalkan kakaknya dapat menikah.

Suatu malam, Janaloka yang kelelahan beristirahat disuatu desa yang sepi. konon, desa itu sangat angker. Dan Janaloka bertemu dengan kakek2 berbaju hitam bernama ki Ageng Bogang (Buyung). ki Ageng bogang meramalkan bahwa kakaknya akan menikah dengan seorang gadis yang sangat cantik. Kakek itu juga memberikan janaloka kendi dan menyuruhnya memecahkannya jika ada seorang gadis yang bersedia menikah dengan kakaknya.


Pada suatu hari,pak bupati(novian) mengadakan sayembara. Bagi para pemuda yang masih jomblo yang berani meminang putri-putrinya dan dapat menarik hati putrinya akan dapat menikah dengan salah satu putri bupati.

dan berbondong2lah para pemuda untuk mengambil formulir pendaftaran dari cantrik (yusen).

ada pemuda yang bernama joko pamungkase gedhe(haryo)yang mengaku punya banyak perkebunan rumput dan sangat kaya raya.Tapi ternyata bupati tidak setuju bila anaknya disamakan dg sesekor kambing.

pemuda kedua bernamakrisna mukti radadi dadi(buyung). Dia mengaku pengusaha tahu terbesar di desanya. Tetapi terjadi kesalahan. Saat pak bupati meminta agar joko pemungkas memberikan tahunya untuk pak bupati untuk dicoba..Ternyata si joko salah memberikan tahu busuk pada pak bupati.Pak bupati marah besar dan menampar joko.

ternyata tak satupun pemuda yang dapatmenarik hati putri bupati. Sampai akhirnya jaka kendil adalah pemuda terakhir yang berani meminang putri bupati. Semua yang hadir menertawakan dan melecehkan jaka kendil. Jaka kendil sakit hati dan menangis. putri bupati yang bernama Pramudia Wardana(ririrn) ikut menghina jaka kendil.namun putri bupati yang lain yaitu Pramudia wardani(retno) iba.akhirnya bersedia menjadi istri jaka kendil.

jaka kendil meminta pramudia wardani untuk memecahkan kendil yang dibawanya. setelah kendil itu pecah jaka kendil berubah menjadi pria tampan.akhirnya pramudia wardanidan jaka kendilpun saling jatuh cinta. dan pernikahanpun akan dilangsungkan....

_THE END_




Senin, 07 September 2009

Detik Yang Hilang


DETIK YANG HILANG


Detikku berlalu begitu saja
Bersama detak lamban jam dinding
Kian lama kian terasa cepat
Seakan mengejar dan menghimpit


Semuanya berantakan
Semuanya kacau
Diporakporandakan waktu

Menghipnotis raga ini


Apa arti kesenangan
Yang semu dan tak abadi
Yang kuinginkan hanya ketentraman
Dari dasar jiwaku



Tuhanku ingatkanku

Akan cepatnya detik-detik itu menghilang
Dan habis ditelan masa


Aku terus bertanya apa tujuan hidupku
Mengembara mencari jati diriku
Tak seorangpun dapat membantuk
u


Aku akan terus berkelana
Memunguti percahan detikku yang tercecer
Yang kubiarkan berlalu begitu saja


Aku tak ingin menyesa
l dilahirkan
Dari rahim sang pembawa surga
Yang pertaruhkan raganya demi aku
Aku yang tak berguna


Tak pantas aku hanya duduk diam
Hanya menikmati keindahan dunia ini
Jika tahu bagaiman adiriku terla
hir


Detikku...
Takkan kukejar dirimu..
Aku ingin berjalan bersamamu
Menjadi manusia yang berguna dan berakhlak


Sukses selalu yang kuharapkan...





Jumat, 07 Agustus 2009

VIERRA DI SMAN 2 SIDOARJO


AKHIRNYA..PENSI KITA SUKSES...

hummm...akhirnya usaha dan kerja keras osis sman 2 sidoarjo sukses dan gak sia-sia. gimana gak? pertama kita-kita anak osis sempet pesimis soal pensi. ya iyalah.. pensi kali ini bukan band sembarangan, bukan band indhie..tapi band mayor gitu bo.. yang udah manggung di mana-mana. Udah terkenal di berbagai stasiun Tv.

ya.. kita anak sman 2 sidoarjo..pensi 2009 ini ngundang vierra..sapa sih yang nggak kenal? widy? yang tinggi ramping dan cantik..dengan suara emasnya.. atau kevin? si ganteng dengan senyuman mautnya... raka? trian? dan juga ada derry ...

sebenernya telat banget yah aku baru posting tulisan ini sekarang.. secara..pensinya kan udah dari dulu.. tanggal 20JUNI 2009..
aku ada di bagian back stage.. selain ngundang vierra juga kita ngadain audisi band intern dan ekstern.. ada grassopher..(gini tah tulisannya?) ada ping pong dash..explodia.. dan lain-lain deh...

selain itu kita juga ada teater.. yang di tampilin setelah lagu band di bawain.. aksinya sungguh memukau.. berkisah tentang persahabatan yang abadi dan tak tergantikan.. so.. sweet..
(jadi ngingetin almarhum heru...) dia juga main teater disitu... yang sekarang sudah ninggalin teman-temannya.. ("YA ALLAH..terimalah Heru di sisiMu..) dia meninggal tepat 1 juli 2009.. sekarang tepat 40 harinya...

terimakasih ya heru..yang juga ikut mensukseskan pensi sman 2 sidoarjo..

dan... alhamdulillah.. gak ada kerusuhan.. karena kita bener-bener nyiapin keamanan yang baik.. penontonpun jumlahnya di batasi.. tiketnya sengaja kita sisain juga.. panitia juga kepengen tiketnya donk..habis..tiketnya keren.. model stiker gitu...
ternyata anak vierra baik dan ramah-ramah .. asyik gitu.. akhirnya .. aku dapet tanda tangannya artis.. heheheheh
tujuan kita ngadain pensi ya sebagai ucapan syukur karena kelulusan kakak-kakak kelas kita di sman 2.. serta yang di terima pmdk.. ya..kita pengen mempersembahkan yang terbaik buat mereka sebelum berpisah.. biar ada kenangannya gitu.. nah..
gitu deh.. sedikit tentang pensi sman 2 sidoarjo..
semoga pensi tahun depann bisa lebih baik.. CAYO OSIS MPK SMANDA!!!

Rabu, 17 Juni 2009

Cinta


PUISI CINTA BUATMU

Cinta...

kau buatku mengerti sesungguhnya arti cinta itu

bukan hanya kesenangan tapi juga duka

bukan hanya kelebihan tapi juga kekurangan

Cinta..

kau buatku merasakan pahitnya cinta

kau buatku merasakan pedihnya kehilangan

Cinta..

ku tak suka caramu mencintaiku..

namun hal itu justru membuatku..

sulit mencari penggantimu..

Sabtu, 04 April 2009

Catatan Lapindo 1



Tenggelamnya Sekolahku


" Teet..Teet.." Terdengar suara bel memanggil siswa-siswa Sekolah Pertama Negri ( SMPN ) 2 Porong. Bel itu seperti magnet, karena siswa-siswa yang menddengar suara bel segera berlarian menuju kelasnya masing-masing. Sekolah yang tadinya ramai seketika sunyi senyap. Pertanda kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai.

Sekolah itu adalah SMPN 2 Porong. Sekolahn yang luas dan terletak di antara areal persawahan yang cukup luas. Udara di sekitar SMPN 2 Porong yang sejuk dan bersih mampu menetralisir polusi dan debu-debu yang dihasilkan oleh kendaraan-kendaraan bermotor yang lewat di depan gerbang SMPN 2 Porong.

" Hos, hos, hos! Drap, drap, drap!" Suara derap kaki dan nafasku yang tersengal-sengal seperti bersahut-sahutan . Hari ini aku seperti kebakaran jenggot, karena aku benar-benar tergesa. Aku mengendap-endap saat melewati kantor Tata Usaha ( TU). Melihat keadaan sekitar lalu kembali berlari-lari kecil.

Ya, itulah aku, namaku Hanum. Aku belum bisa menghilangkan kebiasaan lamaku, terlambat sekolah. Sebelum aku masuk kekelas kupastikan keadaan kelas tanpa guru. Setelah itu, aku segera masuk kedalam kelas. " Huff.. Untunglah, aman!" Gumamku.

Teman-teman yang melihatku hanya menggeleng-gelengkan kepala. Tanpa berkomentar. Mereka tahu, dikomentari seperti apapun pasti hanya akan ku balas dengan senyuman. Aku sangat pendiam.

" Num, yuk ke kantin, " Ajak temanku, dialah Risa. Dia teman sebangkuku sekaligus teman Sekolah Dasar ( SD ) ku dulu. " Ayo, aku juga sudah lapar!" Aku mengiyakan ajkan Risa. Sekarang jam istirahat, aku dan Risa segera menuju ke kantin. Seperti biasa, aku dan Risa membeli roti dan minuman gelas. Sebelumnya aku dan Risa harus rela untuk berdesak-desakan dengan yang lainnya untuk membeli.

Selain Risa ada juga Tya dan Anna, mereka teman dekatku. Kita berampat sama-sama pendiam. Ehm..mungkin tidak untuk tya, karena dia yang paling banyak omong di antara kami berempat/ Tya sering berdebat dengan Laili soal cowok. Kalau aku, Tya dan Anna tidak tahu menahu soal itu, karena kami belum pernah pacaran. Hanya Tya yang mengaku sering gonta-ganti gebetan.

Aku tidak pandai bergaul, tapi aku tetap bahagia karena meskipun aku sangat pendiam tetapi aku memiliki teman yang cukup banyak.
" Hey Num, cepetan masuk! Di kelas sudah ada Pak seger!" Temanku Tya menarik tanganku.
Yah, pelajaran geografi, sangat membosankan. Pak Seger adalh guru geografi, beliau usianya sudah lanjut. Berkacamata tebal dan bundar. Rambutnya putih, saat mengajar tangannya gemetar. Penglihatannya kurang jelas. "Rek ayo dikumpulno tugase, anak-anak ayo dikumpulkan tugasnya! Penulis mrene tulisen iki, penulis cepat kemari tulislah ini!" Perintah Pak Seger.

Aku segera maju ke meja Pak Seger. Aku tahu, Penulis itu aku. Yang dimaksud penulis oleh Pak Seger adalah sekretaris kelas.

Selain Pak Seger ada juga Bu Nursiyah guru tata busana. Kalau ada pemilihan guru terunik, aku pasti menempatkan Bu Nursiyah di posisi kedua guru teunik setelah Pak Seger. Bu Nursiyah adlah guru modis yang pernah kulihat. Setiap mengajar beliau tidak mengenakan seragam dinas. Beliau mengenakan busan menurut moodnya. Atasan polos dengan dengan bunga mawar pink di pinggirnya. Dan rok berumbai dengan motif bunga-bunga. Perpaduan yang manis. Usia beliau sudah lanjut, beliau senang jika da yang memuji penampilan beliau. "Bu nursiyah cantik,"Begitu puji temanku. Tanpa enggan beliau memberikan selembar uang lima ribuan pada temanku.

Selain Bu Nursiyah dan Pak Seger ada juga Pak Djadid wali kelasku, Bu Nurlaila guru agamaku, Bu Jannati guru BK, Pak Tik guru TIK, Pak Isa guru Matematika dan banyak lagi guru lainnya yang mengisi hari-hari di SMPN 2 porong. Mewarnainya dengan ilmu mereka yang berguna.

Saat pulang sekolah, tanpa berlama-lama di sekolah aku langsung menuju area parkir sepeda di sekolahku. Kadang aku pulang sendiri tetapi kadang aku bersama temanku, Icha Dan Vetty. Rumahku tidak jauh dari sekolah, rumahku beralamatkan di Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera ( Perum TAS ).


29 Mei 2006, 06:15 WIB

Hari ini berbeda dengan hari-hari sebelumnya, cerah sekali. Matahari seakan tersenyum manis padaku seakan berkata," Pagi Hanum, tumben nggak telat." Sambil mengayuh sepeda aku membalas sapaannya," Iya Oom Matahari, makanya aku senang."

Aku amat gembira hari ini, karena sudah beberapa hari ini aku datang ke sekolah pagi-pagi. Temanku Vida selalu menyindir," Tumben nggak telat." Justru sindiran itu semakin menambah gairahku untuk selalu bangun pagi dan mempersiapkan semuanya agar tidak lagi terlamabat sekolah.

Namanya juga manusia, pasti perubahan itu terjadi karena suatu sebab. hal itu pula yang terjadi padaku. Perubahan itu karena lahirnya adikku yang ketiga pada 25 Mei 2006 yang lalu. Senang rasanya, tangisan bayi yang memekakkan telinga justru menjadi hisan tersendiri bagi rumahku.

" Huff.." Akhirnya sampailah aku di Sekolah. Segera kuparkirakn sepedaku. Lalu aku bergegas masuk kekelas. Di dalam kelas, teman-temanku terlihat sedang membicarakan sesuatu. akupun ikut nimbrung, segera kuletakkan tasku di bangkuku. lalu segera bergabung dengan obrolan mereka.

"Eh tahu enggak? Ada gas bocor di perusahaan minyak!"

" Dimana?"

" itu lho, di dekat rel kereta api!"

Begitulah sekiranya yang kudengar dari pembicaraan teman-temanku. Aku masih bingung dengan ucapan mereka. Gas bocor? Maksudnya?

"Tet..teet.." Bel di bunyikan, mengisyaratkan agar semua murid masuk kelasnya masing-masing. Tanpa dikomando, teman-temanku segera berhamburan menuju tempat duduknya masing-masing. Tak terkecuali aku. Segera duduk manis dengan PW (posisi Wuenak).

"Ehm, bau apa ini?" Heri temanku menutup hidungnya yang mancung.
"Wachiadini belum mandi ya?" Ledek Joko. Seisi kelas tertawa.
"Apaan sih? Itu lho, ada gas Pertamina bocor!" Bantah temanku Wachidaini dengan raut muka serius. Bahkan sepertinya dua rius.

Wachidaini itu anaknya cablak, rambutnya dipotong pendek. Kulitnya hitam manis. Gayanya maskulin, seperti anak laki-laki. Satu hal yang membuat wachidaini berbeda dari anak lainnya di mataku. Yaitu dia serba tahu, dia begitu peka dengan hal yang terjadi disekitar Sidoarjo.

"Gas bocor? Tapi kok baunya dari sini ya?" Goda Ghofur sambil mengendus-endus di bangku Wachdaini. Wachidaini cuek dan segera keluar kelas.

Tampaknya ini memang jam pelajaran kosong. Karena hingga jam pelajaran ke-dua, belum juga KBM dimulai. teman-temanku asyik sendiri. Ada yang lempar-lemparan kertas, ada yang ke kantin, tapi sebagian keluar mencari tahu asal usul bau yang cukup membuat isi perut teraduk-aduk.

Aku, Risa, Tya dan Anna tetap di dalam kelas. Tiba-tiba datang Wachidaini,
" Hei pulang pagi! Tahu enggak? Soalnya tadi guru-guru kerepotan mengurus temen-temen kita yang pada pingsan."
"Siapa yang bilang pulang pagi?"
"Pak Isa!"
Benar saja, tak beberapa lama kemudian aku dan teman-temanku di pulangkan.









Esoknya pelajaran di sekolah benar-benar tidak efektif. KBM tidak lancar. Guru dan murid memaki masker. Tetapi teman-temanku tetap antusias untuk belajar. Kadang aku cekikikan sendiri mekihat pemandangan seperti ini. seperti sekolah ninja saja.

sampai pada hari-hari berikutnya suasana kelas tambah sepi, banyak yang absen. Alasannya sama, orang tu mereka khawatir terjadi sesuatu dengan anak mereka. Aku rindu dengan suasana ramai kelas seperti biasa. Aku rindu cerita Wachid, aku rindu canda Joko, aku rindu gelak tawa ghofur. Ya Allah, sebenarnya apa yang terjadi.

" Num, aku saranin sebaiknya kamu enggak usah masuk sekolah dulu deh!" Begitu kata icha temanku. Rumah Icha terletak tidak jauh dari rumahku. " Kenapa Cha?" Tanyaku serius. "Lumpurnya sudah meluber ke jalan," Jawab Icha lebih serius daripada aku.

Awalnya aku tidak percaya dengan kata-kata Icha, tetapi setelah kubuktikan ternyata benar. Lumpur sudah meluber kejalan. Aku terpaksa kembali ke rumah. Dan kejadian ini berlangsung beberapa kali.Sampai akhirnya tersiar kabar bahwa lumpur sudah menggenangi sekolahku. Aku terus bertantanya dalam hati, apa hubungannya lumpur panas dengan gas bocor seperti yang dikatakan Wachid?

Sebelum kembali ke rumah aku hanya bisa memandangi genangan lumpur yang menggenagi jalanan. Akupun bergegas mengayuh sepeda untuk kembali kerumah. Di tengah perjalanan pulang aku mendengar teriakan seseorang yang terdengar samar-samar,"Sekolahe prei, kenek lumpur Lapindo, hahahaha..Sekolahnya libur, terkena lumpur Lapindo, hahahaha."

Suara itu terus terngiang di telingaku, terbawa bersama kenangan terakhirku melihat tenggelamnya sekolahku.

Sabtu, 21 Maret 2009

Keresahan Para Mayat

Semburan Lapindo pada tanggal 29 Mei 2006 lalu, membuat warga Sidoarjo resah. Bukan hanya baunya yang sangat menyengat, tapi juga karena sebagian warga Sidoarjo terkena dampak langsung dari semburan gas milik PT. Lapindo Brantas inc. Rumah yang menjadi tempat mereka tinggal, sebagai tempat berlindung kini tenggelam oleh lumpur. Rupanya rumah mereka sudah tidak sanggup untuk melindungi mereka dari ancaman lumpur. Belum lagi pihak Lapindo juga enggan membayar ganti rugi rumah Warga Sidoarjo yang sudah mereka tenggelamkan. Mereka selalu saja mempunyai alasan untuk mengalihkan permohonan warga Sidoarjo.

Entah ada angin apa tiba-tiba perhatian saya tertuju pada makam yang ada di perbatasan antara Desa Porong dan Desa Gedhangan. Memang sepintas tidak ada yang menarik di makam itu. Tetapi saat saya memandang kearah makam itu, saya langsung membayangkan, di dalam makam itu para mayat resah dan gundah akan adanya peristiwa semburan Lapindo. Saya juga membayangkan para mayat itu menutup hidung mereka karena tak tahan dengan bau lumpur yang menyengat. "Lapindo, Lapindo, bagaimana jika lumpur mengalir ke makam kami? Siapakah yang nantinya akan berziarah ke makam kami?" Begitulah kira-kira keluhan para ahli kubur itu. Mungkinkah mereka akan 'bangkit' dari kubur mereka dan ikut berdemo? Ya, itu semua adalah imajinasi saya.

Kuburan dengan semburan Lapindo memang tidak ada kaitannya. Bakrie dan kawan-kawan yang tidak mau membayar ganti rugi karena kesenangannya sendiri. Haruskah Para mayat di Sidoarjo turut berdemo untuk memperjuangkan hak saudara mereka? Haruskah Mereka menghantui Bakrie? Atau apakah memang Bakrie menunggu agar para korban Lapindo berjatuhan dulu? Tidakkah Bakrie takut perjuangan para koraban Lapindo akan terus berlanjut di Pengadilan Akhirat nanti? Dengan apa Bakrie membayarnya. Jika memang itu terjadi, mungkin amalan Bakrie akan habis terlebbih dahulu untuk membayar hutang-hutangnya pada para koraban Lapindo yang jumlahnya ratusan. Mungkin hal itu tak pernah terbesit di benak Bakrie.

Antek-antek Bakriepun tak pernah peduli dengan penderitaan Korban Lapindo. Yang mereka tahu, mereka dibayar Bakrie untuk ikut 'memerangi' korban lumpur. Ya, memang para petinggi Negri kita tak pernah 'bau' agama. Yang mereka pikir hanya kesenangan semu belaka. Kesenangan yang sebetulnya tak bisa membantu mereka menghentikan laju malaikat maut nanti. Melihat warga berdemo? Mogok makan? So what gitu lho..

Jadi, bagaimana Bakrie? Siapkah bertemu dengan korban lumpur di akhirat? Ayo para zombi, berdemo buat koraban lumpur!!(Numz)

Jumat, 20 Maret 2009

the master rcti

THE MASTER
mencari bintang tanpa mantra



the master rcti.. the power of main.. the power of focus.. joe sandy is a winner..I like it...






really..
i like this tv program...


Menurutku ini bukan sekedar tontonan biasa, melainkan ada hikmah disetiap acara ini tampil.
Tahukah anda? The power of focus yang paling penting di sini. Saya sangat berkesan sekali dengan penampilan para the master yang dalam setiap selesai tampil selalu memberikan pesan yang berhubungan dengan penampilannya tadi. Dan saya banyak mengambil pelajaran terutama saat joe Sandy pernah mengatakan," apapun keadaan anda, baik senang maupun sedih, itu tergantung pada anda sendiri. Bukan yang anda miliki sekarang."
Saya pernah ikut pelatihan The power of main, disitu saya dan teman-teman dipandu oleh beberapa psikolog yang terlihat sangat menguasai power of main. Diri kita itu tergantung kita. Jujur itu adalah pelatihan berkesan yang saya ikuti. Dari situ secara tak langsung terjawablah semua pertanyaan-pertanyaan besar saya. Apa tujuan hidup saya? Darimana saya berasal? Hendak kemanakah saya nanti? Bisa sukseskah saya nanti? Pertanyaan itulah yang jawabannya tergantung pada diri saya.
Um..nyimpang jauh ya sama judulnya..hehehe..Yang jelas, melalui acara the master ini saya banyak membuka pikiran dan wawasan saya. Bahwa intinya, nggak ada yang nggak mungkin di dunia ini(semua orang juga tahu non..). Pokoknya .... the master is really good program. Siapakah yang akan sanggup mengalahkan joe sandy?!?

kenapa jurusan IPA lebih di sukai daripada jurusan lain?